16 Tipe Manajer
Mar 16th, 2008 oleh Henky Njoto Widjaja
Kata orang, karakter dapat mempengaruhi kepribadian, kehidupan dan suasana dimana seseorang bekerja.
Menurut karyawan-karyawannya, si Polan, seorang manajer bersifat tenang, pendiam dan analitis. Maka dapatlah ditebak dalam tugas sehari harinya pasti ia lebih menginginkan suatu hal yang pasti, selalu berhati-hati dan serius dengan pekerjaannya.
“ESFJ dibicarakan disini.” Terbaca suatu pesan diatas meja seorang akuntan pada Compass Computer Service di Dallas. Hal ini disebabkan karena bossnya mempunyai sifat “ISTJ”. Singkatan huruf-huruf tersebut dapat juga dijumpai pada puncak gedung Trans America di San Franscisco, Naval Surface Weapon Centre di dekat Washington dan juga terlihat pada kantor pusat Virginai Power Co. di Richmond. Bahkan sebuah iklan yang memuat ruang biro jodoh di Amerika Serikat menulis “seorang perempuan yang bertipe ENFP mencari pasangan hidup yang bertipe INTJ”!
Apakah yang dimaksud dengan singkatan – singkatan huruf tersebut? Inisial-inisial misterius ini bukanlah lambang dari suatu aliran kepercayaan, tetapi keempat huruf yang tergabung menjadi satu ini adalah singkatan dari teori tipe tipe manusia yang bersifat psikologis.
Kombinasi huruf huruf yang mengungkapkan kepribadian yang dimiliki oleh setiap orang itu, pertama kali dibahas oleh seorang psikolog Swiss bernama Carl Jung pada tahun 1921. Kemudian digunakan serta dikembangkan dalam sebuah kursus, oleh sebuah tim yang terdiri dari ibu dan anak yang bernama Katherine Briggs dan Isabel Briggs Myers, setelah Perang Dunia ke II di Amerika Serikat.
Secara lahiriah setiap orang mempunyai kecenderungan untuk bersifat extrovert atau introvert, sensing atau intuitive, thinking atau feeling serta perceiving atau judging. Extrovert berorientasi, pada sifat sifat lahiriah seseorang, sedangkan introvert berasal dari dalam yang menyangkut ide dan perasaan. Sifat sensing condong merinci seluk beluk suatu hal. Sementara intuitive membahas suatu hal secara garis besar.
Seorang pemikir ( a thinker ) biasanya memutuskan hal-hal dengan logis dan obyektif, seorang perasa ( a feeler ) memutuskan suatu hal dengan subyektif. Tipe “perceiving” cenderung untuk bertindak fleksibel dan mencari informasi yang lebih banyak, sedangkan tipe “judging” menginginkan sesuatu berjalan berdasarkan pertimbangan.
16 Tipe Manajer
Dalam kursus yang telah berjalan selam 20 tahun, Briggs dan Myers mengembangkan suatu test preferensi yang menunjukan kepribadian individu. Test ini tidak mengukur intelegensi, motivasi, kedewasaan, atau kesehatan mental seorang manajer. Teori dari kursus ini membagi manusia menjadi 16 tipe kepribadian yang berbeda, sesuai dengan 4 dimensi yang telah ditentukan. Setiap test MBTI – Myers Briggs Type Indicator, petunjuk tipe Myer Briggs mempunyai 100 pertanyaan tentang apa dan bagaimana yang dirasakan, serta yang akan dilakukan oleh seseorang dalam situasi tertentu. Contohnya, dalam sebuah acara perkenalan, apakah seseorang sering terlebih dahulu memperkenalkan dirinya atau menunggu untuk diperkenalkan. Karena sifat extrovert cenderung untuk memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, sedangkan introvert condong untuk diperkenalkan.
Apakah seorang manajer menyukai suatu tugas yang bervariasi, atau suatu tugas yang monoton/rutin? Sebab tipe “judging” condong menerima tugas yang bervariasi dan tipe “perceiving” cenderung pada tugas yang rutin. Apakah seorang manajer lebih suka bekerja sama dengan seseorang yang ramah dan berterus terang? Tipe “feeling” senang pada karyawan yang ramah dan tipe “thinking” lebih suka kepada karyawan yang berterus terang. Dari penyelidikan test MBTI dinyatakan 60% manajer pada umumnya adalah pemikir.
Menurut penerbit buku test MBTI – Consulting Psychologists Press di Palo Arto, California. 1,5 juta masyarakat di Amerika Serikat mengikuti test MBTI. Test ini sangat populer di Amerika Serikat. Peserta dari test ini bukan hanya perusahaan perusahaan seperti Allied-Signal, Apple, AT & T, Citicorp, Exxon dan lain sebagainya, tetapi juga digunakan oleh rumah sakit, angkatan bersenjata Amerika Serikat dan bahkan gereja.
Ke 16 tipe kepribadian manajer tersebut ialah :
1. ISTJ : Introvert, Sensing, Thinking & Judging.
Tipe ISTJ mempunyai sifat : serius, tenang, penuh konsentrasi dan logis. Seorang manajer yang bertipe ISTJ bertanggung jawab penuh dalam pekerjaannya dan segala tugasnya dikerjakan dengan praktis berdasarkan fakta yang ada.
2. ISFJ : Introvert, Sensing, Feeling & Judging.
Tipe ISFJ mempunyai sifat : tenang, ramah, bertanggung jawab, teliti, setia dan baik budi. Tipe ISFJ mengungkapkan seorang manajer yang tekun bekerja untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.
3. ISTP : Introvert, Sensing, Thinking & Perceiving.
Tipe ISTP mempunya sifat : tenang, pendiam dan analitis. Manager bertipe ISTP merupakan manajer yang melaksanakan tugasnya dengan serius dan teliti.
4. ISFP : Introvert, Sensing, Feeling & Perceiving.
Tipe ISFP mempunya sifat : malu, sangat ramah, sensitive dan rendah hati. Manager bertipe ISFP adalah pekerja yang setia, tidak suka berdebat dan sering mengerjakan tugasnya dengan relax.
5. ESTP : Extrovert, Sensing, Thinking & Perceiving.
Tipe ESTP mempunya sifat : tidak tergesa gesa, penerima dan tidak sensitif. Tipe ini mengungkapkan seorang manajer yang tidak “ngoyo” dalam pekerjaan.
6. ESFP : Extrovert, Sensing, Feeling & Perceiving.
Tipe ESFP mempunya sifat : ramah, tidak suka repot, humoris dan mudah beradaptasi. Tipe ini menyatakan seorang manajer yang lebih mengutamakan kenyataan daripada teori dalam pekerjaannya.
7. ESTJ : Extrovert, Sensing, Thinking & Judging.
Tipe ESTJ mempunya sifat : praktis, realistis dan tidak suka berkhayal. Manajer bertipe ESTJ tidak tertarik pada hal hal yang tidak berguna, senang berorganisasi dan melakukan segala aktivitas.
8. ESFJ : Extrovert, Sensing, Feeling & Judging.
Tipe ESFJ mempunya sifat : ramah, suka bicara, populer, teliti dan memimpin. Dalam melakukan pekerjaannya, manajer bertipe ESFJ ini memerlukan keharmonian dan dukungan semangat. Ia tertarik pada pemikiran yang abstrak.
9. INFJ : Introvert, Intuitive, Feeling & Judging.
Tipe INFJ ini mempunyai sifat : sering memaksa, teliti, sering ikut campur dan tekun. Tipe ini adalah tipe manajer yang tekun bekerja dan terkenal dengan buah pikirannya yang cemerlang.
10. INTJ : Introvert, Intutitive, Thinking & Judging.
Tipe INTJ mempunyai sifat : ragu-ragu, kritis, bebas dan keras kepala. Tipe manajer ini dapat menyalurkan ide dan pikirannya yang cemerlang dalam pekerjaannya.
11. INFP : Introvert, Intutitive, Feeling & Perceiving.
Tipe INFP mempunyai sifat : senang mempelajari sesuatu yang baru, ramah dam mudah dipercaya. Tipe ini mengungkapkan manajer tersebut senang bekerja.
12. INTP : Introvert, Intutitive, Thinking & Perceiving.
Tipe INTP mempunyai sifat : tenang, pendiam dan apatis. Tipe ini ialah tipe manajer yang senang melakukan tugasnya berdasarkan teori.
13. ENFP : Extrovert, Intuitive, Feeling & Perceiving.
Tipe ini bersifat : Antusias, bersemangat tinggi, banyak akal dan imajinatif. Seorang manajer yang mampu melakukan semua tugas yang diberikan kepadanya. Ia dapat membantu memecahkan problem perusahaan.
14. ENTP : Extrovert, Intuitive, Thunking & Perceiving.
Tipe ini bersifat : cepat dan banyak akal. Tipe ini adalah tipe manajer yang senang berdebat dan mengabaikan tugas yang dianggapnya rutin.
15. ENFJ : Extrovert, Intuitive, Feeling & Judging.
Tipe ini bersifat : ramah, populer dan sensitif terhadap pujian maupun kritik. Tipe manajer ini adalah tipe seseorang yang mau mendengarkan pendapat dan merasakan kesulitan orang lain.
16. ENTJ : Extrovert, Intuitive, Thinking & Judging.
Tipe ini bersifat : ramah, berterus terang, tegas dan berjiwa pemimpin. Ini adalah tipe seorang manajer yang menghargai suatu alasan yang tepat dan masuk akal.
Pemecah Masalah
Banyak perusahaan menggunakan proses MBTI- dalam program mengembangkan manajemen mereka untuk menolong para manajer agar lebih mengetahui karakter mereka yang sesungguhnya, dan mengerti pendapat orang lain serta menciptakan kerja sama yang baik. Disamping itu, test ini juga berguna untuk memberi pekerjaan, evaluasi prestasi dan negoisasi perencanaan pemasaran, dalam suatu perusahaan yang ditimbulkan oleh komunikasi yang salah.
Mengikuti Test MBTI
Pada prinsipnya, manusia mempunyai perbedaan karakter psikologis, sehingga menyebabkan setiap orang memerlukan adaptasi. Akibatnya, setiap orang memiliki cara menerima dan membuat keputusan yang berbeda. Dengan mengikuti test MBTI, seorang manajer akan dapat mengatasi situasi kaku dalam perusahaan dan mengetahui sifat orang lain demi meningkatkan kemajuan perusahaan.







