Keuntungan & Keunggulan Franchise
Mar 26th, 2008 oleh Henky Njoto Widjaja
Saya adalah area manajer pada restoran siap saji yang mereknya merupakan franchise dari Amerika. 1. Apakah Bapak dapat menjelaskan keuntungan melakukan franchise dengan perusahaan asing?
2. Sebagai area manajer hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian kami dalam mengelola bisnis dalam situasi yang gonjang ganjing seperti ini?
Atas jawabannya kami ucapkan terima kasih.Wasalam
Tatang Rukmana.
1. Franchise atau waralaba dalam dunia perdagangan merupakan salah satu system yang dianggap sangat menguntungkan. Ini telah dibuktikan oleh banyak perusahaan baik perusahaan nasional maupun perusahaan berkaliber internasional.
Tercatat nama Mc Donald maupun Kentucky Fried Chicken(KFC),merupakan contoh perusahaan bertaraf internasional yang telah membuktikan keberhasilannya dengan menggunakan system franchise.
Perusahaan-perusahaan tersebut bukan saja mampu mengembangkan usaha dinegara asalnya bahkan mampu mengembangkan sayapnya sampai kepenjuru dunia.Termasuk juga di Indonesia.
Walaupun system ini sangat efektif namun belum terlalu banyak perusahaan Indonesia yang memanfaatkan peluang system franchise. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan para pengusaha terhadap system franchise.
Padahal dinegara maju seperti Amerika , system ini merupakan tulang punggung ekonominya. Kalau system ini telah memasyarakat di Indonesia, bukan tidak mungkin bisnis yang dijalankan oleh pengusaha akan cepat berkembang dengan baik.
Baru beberapa pengusaha Indonesia yang memanfaatkan peluang system franchise. Antara lain Es Teler 77, Rudy Hadisuwarno dll
Melalui system franchise ini Es Teller 77 berhasil mengembangkan usahanya tidak saja dikota Jakarta tetapi sudah tersebar sampai kepelosok tanah air.
Keuntungan lain dari system franchise adalah usaha yang dijalankan akan cepat berkembang. Karena dengan semakin banyak perusahaan yang menggunakan franchise berarti usaha yang dijalankan akan cepat dikenal masyarakat.
Dan masyarakat juga akan dengan mudah memperoleh produk yang diinginkan, karena disetiap tempat terdapat produk dengan standar kualitas dan penyajian yang sama.
Biaya Promosi Murah.
Keuntungan lain yang cukup menonjol dari system franchase adalah biaya promosi yang relatif sangat murah. Bayangkan sekali beriklan sudah dapat mengiklan seluruh franchase atau cabang-cabang yang terdapat diseluruh Indonesia.
Masing-masing franchise tidak perlu memikirkan periklanannya. Semua iklan telah dirancang oleh perusahaan induk yang semuanya standar. Bila biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan induk dibagi dengan jumlah cabang yang ada tentu biaya periklanan yang dikeluarkan akan relatif sangat murah.
Apalagi jumlah franchise yang ada semakin banyak, tentu biaya periklanannya akan semakin murah dan hasilnya tentu akan sangat efektif. Bagi perusahaan yang menjadi franchise juga relatif sangat menguntungkan.
Bayangkan saja perusahaan yang baru menjadi cabang akan dengan cepat dikenal oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh system yang mengharuskan setiap franchise mempunyai standar yang sama dengan perusahaan induk.
Semua yang ada diperusahaan induk juga ada disetiap cabang walaupun perusahaan tersebut tergolong masih baru. Standar yang diberikan oleh perusahaan induk tidak saja menyangkut masalah makanan tetapi juga menyangkut system pelayanan.
Dengan demikian perusahaan yang menjadi franchise tidak perlu waktu lama untuk menunggu perusahaannya dikenal oleh masyarakat. Masyarakatpun tidak akan ragu untuk memasuki setiap franchise yang tergabung dalam perusahaan, karena hal ini sebenarnya sudah merupakan jaminan dari perusahaan induknya.
Kondisi seperti inilah yang membuat system franchise akan cepat berkembang. Tidak saja perusahaan induk yang akan berkembang tetapi perusahaan yang mengikuti system franchisepun ikut berkembang.tetapi perusahaan yang mengikuti system franchise juga ikut menikmati hasilnya.
Dan tidak mengherankan kalau ada satu pengusaha dalam waktu relatif singkat mampu tumbuh dan berkembang menjadi besar berkat system francise. Dan tidak heran kalau Mc Donald dan KFC dalam waktu relatif singkat telah memasyarakat di Indonesia, khususnya dikota-kota besar.
Sistem franchise sebenarnya tidak hanya sesuai untuk usaha restoran atau makanan seperti yang selama ini dikenal. Usaha lain pun sebenarnya masih banyak yang cocok dijalankan dengan system ini .
Sistem franchise (penggunaan merk terkenal) pada dasarnya adalah salah satu metode atau system perluasan pasar yang dilakukan oleh perusahaan yang telah mantap, mapan dan mempunyai nama. Manajemen dan tingkat profitabilitasnya stabil sehingga bisa memberi keuntungan timbal balik antara perusahaan induk dan perusahaan yang melakukan kerja sama dengan system franchise.
Pada dasarnya perusahaan local yang mengambil franchise asing harus membayar fee dalam jumlah tertentu yang jumlahnya relatif kecil dibanding keuntungan-keuntungan yang kita dapatkan misalnya terjadinya transfer teknologi, mengembangkan SDM agar sesuai dengan standar kualitas mereka, pemasok yang sebagian besar pengusaha lokal juga ikut terangkat dll.
2. Seorang eksekutif seharusnya memiliki 3 jenis pengetahuan :
a. Methods knowledge : berguna untuk memecahkan problem-problem yang bersifat teknis perusahaan.
b. Realities knowledge : berguna untuk mengatasi masalah-masalah atau isu-isu yang sedang berkembang baik diinternal maupun dieksternal.
c. Goals knowledge : berguna untuk tetap mencapai tujuan perusahaan walaupun mengalami masalah dan kendala
Methods Knowledge
Dalam bekerja pasti ada saat-saat di mana manajer mengalami kesulitan dalam bidang produksi, pendataan maupun bidang lain.Untuk mengatasi hal itu perlu dicarikan pemecahan yang sumbernya dari buku, literature ataupun sumber-sumber lain.
Yang sebagian besar menekankan pada cara mengatasi problem yang bersifat teknis. Dengan pedoman pengetahuan diatas, dia mampu mengatasi problem yang dihadapi saat ini.
Walaupun methods knowledge penting jangan terlalu banyak membuang waktu untuk bidang ini karena bukan satu-satunya yang harus diperhatikan.
Realities Knowledge
Kenyataan yang sedang terjadi amat penting untuk dipahami oleh seorang manajer. Oleh karenanya perlu kejelian dalam menangani keadaan yang terjadi.
Di internal perusahaan misalnya: Apakah karyawan cukup puas dengan system kerja yang ditetapkan? Apakah kenaikan harga produk masih memungkinkan salesman mencapai target? Di eksternal perusahaan misalnya : Apakah selera konsumen pada tahun ini masih sama dengan selera tahun lalu? Bagaimana minat konsumen terhadap produk baru perusahaan? Bagaimana pandangan masyarakat terhadap perusahaan?
Dengan mengadakan pendekatan lingkungan untuk memahami realitas yang ada seorang manajer akhirnya dapat membaca pikiran orang-orang yang terlibat dengan pekerjaannya baik karyawan maupun konsumen.
Hal yang paling positif bila seorang manager mampu memprediksi dan mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi pada waktu-waktu berikut.
Goal Knowledge
Manager perlu memahami visi dan misi perusahaan agar dalam membuat kebijakan atau menentukan sikap tetap mengarah pada tercapainya tujuan perusahaan.
Sebagai contoh seorang manajer mengamati bahwa keryawannya bekerja dibawah tekanan karena peraturan kerja yang terlalu ketat dan supervisi yang bersifat otoriter. Akibatnya karyawan merasa takut (realitas knowledge). Akhirnya manajer tersebut mengubah peraturan kerja, sehingga karyawan memberi toleransi untuk melaksanakan pekerjaannya (goals knowledge).
Dengan demikian walaupun situasi eksternal terjadi gonjang ganjing seorang manajer harus selalu menjaga kontinuitas aktifitas perusahaan dengan methods knowledge, harus memiliki realitas knowledge dan mengupayaan goals knowledge agar kelangsungan perusahaan dapat dipertahankan. dipertahaankan.








Henky’s site ini sungguh membantu saya