Menganalisis Persaingan Bisnis
Terjadinya persaingan dalam dunia bisnis tak bisa di hindarkan lagi. Bahkan persainga tersebut kian hari kian bertambah ketat. Boleh dikata, tak ada produk/ jasa yang di pasarkan tanpa melewati arena persaingan .
Dunia pemasaran dewasa ini selain harus bersifat competition- oriented. Bagaimanpun juga, peta persaingan mesti diperhitungkan bila tidak ingin terrgilas oleh kegiatan pemasaran perusahaan pesaing. Secara langsung atau tidak langsung persaingan bisnis ikut menentukan tingkat keuntungan yang di raih oleh perusahaan.
Pertanyaan pokok
seperti :
• Siapakah yang akan menjadi pesaing dewasa ini, dan siapakah pesaing di masa mendatang.
• Apakh strategi dan tujuan utama para pesaing.
• Sejauh mana pentingnya suatu pasar tertentu bagi pesaing? Dan apakah pesaing benar-benar melibatkan diri untuk melanjutkan investasinya?
• Kekuatan unik apakah yang dimiliki oleh para pesaing?
• Apakah mereka ini memiliki kelemahan yang dapat dijadikan peluang?
• Perubahan apa yang mungkin terjadi pada strategi pesaing di masa mendatang?
• Strategi pesaing ini meyebabkan implikasi apa dalam pasar, industri dan perusahaan sendiri?
Persaingan itu dapat menyangkut pelbagai hal dan bentuk. Di antaranya persaingan untuk merebutkan kemauan konsumen. Ada banyak cara untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Untuk itu perlu di ajukan pertanyaan Apakah yang di beli oleh kunsumen ? dan Dengan cara-cara apakah keinginan dan kebutuhan konsumen dapat di puaskan?
Bila konsumen menginkan hiburan dan anda bergerak di pasar pesawat televisi, misalnya anda dapat mempertimbangkan segala bentuk sarana hiburan, Bentuk-bentuk sarana hiburan ini antara lain dapat berupa : pesawat radio, perangkat seterio, perangkat vidieo,alat permainan, sarana olah raga dalam ruang, dan lain sebagainya.
Cara kedua untuk mengamati persaingan adalah dengan analisis demorgafis Anda dapat mengklarifikasi pesaing sebagai perusahaan regional, perusahaan multi industri, perusahaan multi nasional atau perusahaan asing.
Berdasarkan klarifikasi ini, anda mesti memutuskan apakah pesaing terpusat secara domestik, terpusat diluar negeri atau tersebar di seluruh penjuru dunia. Hal ini kemudian di buat grafik yang melukiskan keadaan di masa lalu,sekarang,serta berguna untuk mengantisipasi keadaan di masa yang akan datang.
Cara ketiga di pusatkan pada perubahan-perubahan potensial dengan melakukan pemeriksaan terhadap interaksi total, mulai dari pihak pemasok sampai kekonsumen.
Sumber penting
Dalam masalah persaingan , perlu juga di perantikan adanya sumber-sumber penting yang dimiliki/ dimanfaatkan oleh pihak pesaing. Sumber-sumber penting ini antara lain berupa :
1. Manajemen
Siapakah yang menjadi pempimpin utama dan mengambil keputusan? Seberapa cepat suatu keputusan dapat dibuat? Apakah tim manajemennya cukup memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang industri? Apakah mereka ini golongan risktakers?
Jawaban terhadap pertanyaan di atas akan mengungkapakan masalah ketrampilan manejerial,fleksibilitas dan pengambilan keputusan secara cepat, tetapi tim manajemen enggan mengambil resiko dan bersifat lamban, maka pesaing akan menghadapi masalah besar dalam menjalankan strateginya.
2. Inovasi
Perlu di perhitungkan sumber daya yang ada dibalik ini inovasi yang pernah dilakukan pihak pesaing tidaklah mengherankan bila hanya ada segelintir individu yang berperan penting dalam melakuakn inovasi Atau sukses besar pesaing di sebabkan oleh sedikit produk atau jasa saja.
Bila hal semacam ini yang terjadi maka perlu ditentukan kemampuan pesaing untuk melanjutkan inovasinya. Perlu pula di pelajari dari mana dan yang mana di pergunakan untuk melakukan inovasi tersebut dan sejauh mana konsistennya.
3. Keuangan
Kita perlu mencoba memahami kemampuan pesaing dalam memanfaatkan segi keuangan di saat yang tepat dalam jumlah yang mencukupi.
Bila suatu strategi memerlukan perputaran uang dalam jumlah besar dan pesaing tidak dapat memperolehnya maka strategi tersebut tak akan berhasil. Bila pesaing ingin meningkatakan salesnya tetapi tak bisa mengatur masalah keuangan maka hasilnya akan mengecewakan.
4. Production
Hal ini memerlukan evaluasi terhadap efesiensi cost reduction, kapsitas dan pemasokan Anda dapat menditeksinya lewat pertanyaan seperti:
Apakah pesaing menggunakan tenaga kerja yang memerlukan biaya tinggi atau rendah?
Apakah pabrik dan pelengkapannya efesien?
Sejauh mana ketrampilan di butuhkan untuk menjaga kualitas?
5. Marketing.
Bagaiman kemampuan pesaing dalam pemasaran bila di bandingkan dengan kebutuhan pasar dan strategi? Beberapa strategi memerlukan kemampuan untuk mengantisipasi dan / atau menciptakan kebutuhan konsumen. Dan ada pula strategi yang lebih mementingkan pelayanan pra dan purna jual.
Bila tak memiliki ketrampilan yang memadai, maka pesaing tak akan memetik hasil optimal, Ketrampilan pemasaran harus dipupuk dan di pelihara, serta membutuhkan dana yang konsisten.
Mendapatkan data
Secara garis besar data tentang pesaing anda dapat peroleh lewat apa yang dikatakan pesaing tentang dirinya , apa yang dikatakan pihak lain tentang pesaing dan apa yang anda peroleh sendiri lewat observasi aktivitas pesaing.
Sumber data yang anda peroleh antara lain berupa ; iklan, materi, promosi, press release, pidato, buku, rtikel, case studies, laporan surat kabar, annual reperts, dan lain sebagainya.
Satu hal yang sering diabaikan adalah ; kebanyakan manajer menghentikan evaluasinya terlalu cepat .Mereka ini menganalisis satu, dua, bahkan tiga pesaing sekaligus, tetapi tidak pernah mencari korelasi di antara para pesaing tersebut. Padahal analisis persaingan yang lengkap, dapat memberikan bantuan besar bagi penentuan strategi yang tepat.
Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.


Comments
No comments yet.
Leave a comment