Menganalisa Persaingan Bisnis
Jul 23rd, 2008 oleh Henky Njoto Widjaja
Terjadinya persaingan dalam dunia bisnis tak bisa dihindarkan lagi. Bahkan, persaingan tersebut kian hari kian bertambah ketat. Boleh dikata, tak ada produk/jasa yang dipasarkan tanpa melewati arena persaingan.
Dunia pemasaran dewasa ini selain harus bersifat customer oriented juga harus bersifat competition oriented. Bagaimanapun juga, peta persaingan mesti diperhitungkan bila tidak ingin tergilas oleh kegiatan pemasaran perusahaan pesaing. Secara langsung atau tidak langsung, persaingan bisnis ikut menentukan tingkat keuntungan yang diraih oleh perusahaan.
Pertanyaan Pokok
Untuk menganalisis persaingan, anda perlu menjawab beberapa pertanyaan pokok seperti :
1. Siapakah yang menjadi pesaing dewasa ini, dan siapakah pesaing di masa datang ?
2. Apakah strategi dan tujuan utama para pesaing ?
3. Sejauh mana pentingnya suatu pasar tertentu bagi pesaing? Dan apakah pesaing benar benar melibatkan diri untuk melanjutkan investasinya ?
4. Kekuatan unik apakah yang dimiliki para pesaing ?
5. Apakah mereka ini memiliki kelemahan yang dapat dijadikan peluang ?
6. Perubahan apa yang mungkin terjadi pada strategi pesaing di masa mendatang ?
7. Strategi pesaing ini menyebabkan implikasi apa dalam pasar, industri dan perusahaan sendiri ?
Persaingan itu dapat menyangkutpelbagai hal dan bentuk. Di antaranya adalah persaingan untuk memperebutkan kemauan konsumen. Ada banyak cara untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Untuk itu perlu diajukan pertanyaan “ Apakah yang dibeli oleh konsumen ?” dan “ dengan cara cara apakah keinginan dan kebutuhan konsumen dapat dipuaskan ?”
Bila konsumen menginginkan hiburan dan anda bergerak di pasar peawat televisi, misalnya, anda dapat mempertimbangkan segala bentuk sarana hiburan. Bentuk bentuk sarana hiburan ini antara lain dapat berupa : pesawat radio, perangkat stereo, perangkat video, alat permainan, sarana olahraga dalam ruang, dan lain sebagainya.
Cara kedua untuk mengamati persaingan adalah dengan analisi demografis. Anda dapat mengklasifikasikan pesaing sebagai perusahaan regional, perusahaan multi industri, perusahaan multi nasional atau perusahaan asing.
Berdasarkan klasifikasi ini. Anda mesti memutuskan apakah pesaing terpusat secara domestik, terpusat di luar negeri, atau tersebar di seluruh penjuru dunia. Hal ini kemudian dibuat grafik yang melukiskan keadaan di masa lalu, sekarang, serta berguna untuk mengantisipasi keadaan di masa mendatang.
Cara ketiga dipusatkan pada perubahan perubahan potensial dengan melakukan pemeriksaan terhadap interaksi total, mulai dari pihak pemasok sampai ke konsumen.
Sumber Penting
Dalam masalah persaingan, perlu juga diperhatikan adanya sumber sumber penting yang dimiliki / dimanfaatkan oleh pihak pesaing. Sumber sumber penting ini antara lain berupa :
1. Manajemen
Siapakah yang menjadi pimpinan utama dan pengambil keputusan ? seberapa cepat suatu keputusan dapat dibuat ? apakah tim manajemennya cukup memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang industri ? apakah mereka ini termasuk golongan risk-takers?
Jawaban terhadap pertanyaan di atas akan mengungkapkan masalah keterampilan manajerial, fleksibilitas, dan sistem nilai, yang memungkinkan anda menentukan sistem manajemen serta strategi pihak pesaing.
Bila strategi pesaing memerlukan fleksibilitas dan pengambilan keputusan yang cepat, tetapi tim manajemenya enggan mengambil resiko dan bersifat lamban. Maka pesaing akan menghadapi masalah besar dalam menjalankan strateginya.
2. Inovasi
Perlu diperhitungkan sumber daya yang ada di balik inovasi yang pernah dilakukan oleh pihak pesaing. Tidaklah mengherankan bila hanya ada segelintir individu yang berperan penting dalam melakukan inovasi. Atau, sukses besar pesaing disebabkan oleh sedikit produk/jasa saja.
Bila hal ini yang terjadi, maka perlu ditentukan kemampuan pesaing untuk melanjutkan inovasinya. Perlu pula dipelajari dari mana dana yang digunakan untuk melakukan inovasi tersebut, dan sejauh mana konsistensinya.
3. Keuangan
Kita perlu mencoba memahami kemampuan pesaing dalam memanfaatkan segi keuangan disaat yang tepat dalam jumlah yang mencukupi.Bila suatu strategi memerlukan perputaran uang dalam jumlah besar dan pesaing tak bisa memperolehnya, maka strategi tersebut tidak akan berhasil. Bila pesaing ingin meningkatkan sales nya tetapi tak bisa mengatur masalah keuangan, maka hasilnya akan mengecewakan.
4. Production
Hal ini memerlukan evaluasi terhadap efisiensi, cost reduction, kapasitas dan pemasokan. Anda dapat mendeteksinya lewat pertanyaannya seperti :
- Apakah pesaing menggunakan tenaga kerja yang memerlukan biaya tinggi atau rendah ?
- Apakah pabrik dan perlengkapannya effisien ?
- Sejauh mana ketrampilan dibutuhkan untuk menjaga kualitas ?
5. Marketing
Bagaiman kemampuan pesaing dalam pemasaran bila dibandingkan dengan kebutuhan pasar dan strategi ? beberapa strategi memerlukan kemampuan untuk mengantisipasi dan/atau menciptakan kebutuhan konsumen. Dan ada pula strategi yang lebih mementingkan pelayanan pra dan purna jual.
Bila tak memiliki keterampilan yang memadai, maka pesaing tak akan memetik hasil optimal. Ketrampilan pemasaran harus dipupuk dan dipelihara, serta membutuhkan dana yang konsisten.
Mendapatkan data
Secara garis besar, data tentang pesaing dapat anda peroleh lewat apa yang dikatakan pesaing tentang dirinya sendiri, apa yang dikatakan pihak lain tentang pesaing, dan apa yang anda peroleh sendiri lewat observasi aktivitas pesaing.
Sumber data yang bisa anda peroleh antara lain berupa : iklan, materi promosi, press release, pidato, buku, artikel, case studies, laporan surat kabar, annual reportsn dan lain sebagainya.
Satu hal yang sering diabaikan adalah : kebanyakan manajer menghentikan evaluasinya terlalu cepat. Mereka ini menganalisi satu, dua bahkan tiga pesaing sekaligus, tetapi tak pernah mencari kolerasi diantara para pesaing tersebut. Padahal analisis persaingan yang lengkap, dapat memberikan bantuan besar bagi penentuan strategi yang tepat.







